Hadapi Stres dengan Pikiran Positif

Yovie Wicaksono - 15 February 2017
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Yudhiakuari Sinchihu. (Foto : Superradio/Nirwasita Gantari)

SR, Surabaya – Bagi setiap individu, mulai dari anak hingga lansia pasti akan mengalami stres dengan tingkatan mulai ringan hingga berat.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Yudhiakuari Sinchihu mengatakan, stres tidak bisa dihindari dan sangat diperlukan oleh setiap individu. Tanpa stres, perkembangan mental individu tidak bisa berkembang dengan baik.

“Stres memang harus dimiliki oleh setiap individu,” ujar pria yang akrab dipanggil Yudhi ini, Rabu (15/2/2017).

Yudhi menjelaskan,stres memiliki sumber yang dinamakan resor. Resor ini berbeda bagi setiap individu. ” Setiap tahapan stres pasti berbeda. Untuk remaja misalnya, mungkin stres karena ujian sekolah atau putus dengan pacar. Masalah berbeda juga dialami oleh mereka yang dewasa,” imbuhnya.

Menurut Yudhi, tingkatan stres dalam setiap individu tidak bisa diukur karena tergantung pada respon dalam menghadapi stres. Kalau sampai mengganggu fisiknya, sudah dikategorikan sebagai stres yang berat dan masuk dalam kategori depresi.

Cara individu dalam menghadapi stres juga berbeda.Ada individu yang tingkat stres nya kecil namun direspon berlebihan. Tetapi ada juga individu yang stres nya besar namun dianggap kecil dan tidak mengganggu aktivitas.

Menurut Yudhi, dalam mengatasi stres diperlukan pikiran yang positif. Individu juga harus menghadapi stres itu sendiri dan malah menghindarinya.

Langkah lainnya adalah seringkali berbagi dengan orang lain yang dipercaya, bisa teman, keluarga atau konselor dan psikiater. “Cara efektif menanggulangi stres adalah berbagi dengan pihak lain. Bercerita adalah salah satu cara yang bisa mengurangi stres,” cetus Yudhi. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.