Hadapi Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Sistem Buka Tutup

Petrus - 2 December 2017
Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi (foto : Superradio/Fransiscus wawan)

SR, Banyuwangi – Pelabuhan Ketapang Banyuwangi sempat ditutup sementara selama 1 jam, pada Jumat (1/12/2017), akibat cuaca buruk yang dapat mengganggu aktivitas penyeberangan. Danpak cuaca buruk dan penutupan sementara Pelabuhan Ketapang, area parkir di dalam Pelabuhan Ketapang terjadi penumpukan volume kendaraan, yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Diungkapkan oleh Perwira Jaga Pos Syahbandar, Pelabuhan Ketapang, Onny Dwi Setiyono, akibat kecepatan angin hingga 30 knot dan bergerak ke arah selatan, mengakibatkan penyebarangan terganggu hingga terjadi antrian kendaraan mulai dari pukul 12.30 sampai dengan 13.33 WIB. Buka tutup pelayaran di penyeberangan Pelabuhan Ketapang, untuk memastikan keselamatan penyeberangan.

“Sempat terganggu akibat angin kencang dan kapal sulit untuk sandar, sempat ditutup sementara demi keamanan, sehingga terjadi penumpukan penumpang kurang lebih 1 jam, dan setelah cuaca normal pelayaran dibuka dengan kondisi muatan kapal yang relatif sepi,” kata Onny.

Dikatakan oleh Onny, pihaknya mendapatkan maklumat pelayaran dari kantor pusat, yang mengintruksikan untuk mewaspadai cuaca buruk yang tidak dapat diprediksi. Dia mengakui kondisi cuaca cenderung kurang stabil, dan sebagai langkah antisipasi pihaknya akan memberlakukan sistem buka tutup akibat cuaca yang kurang stabil.

“Untuk di UPP Ketapang, kalau memang aktivitas cuaca di pelabuhan memburuk akan segera kita lakukan penutupan sebagai langkah antisipasi, dan kalau cuaca kembali membaik baru akan segera kita buka kembali,” ujarnya.

Pihak ASDP Ketapang akan memberlakukan buka tutup penyeberangan, sesuai arahan dan informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika setempat. Sedangkan untuk melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk, pihak ASDP mengoperasikan 32 kapal Ferry, 12 kapal di dermaga LCM dan 20 kapal di dermaga MB I, II dan III.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.