Gowes di Kaki Gunung Wilis, Sambil Menikmati Teh Rosela dan Tahu Kecap Pedas

Petrus - 14 October 2018

SR, Kediri – Jalanan yang menanjak menjadi rute perjalanan sekelompok pesepeda yang rutin gowes bareng setiap hari Minggu di Kediri. Jalanan menanjak di kaki Gunung Wilis itu menghubungkan sejumlah lokasi wisata, yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Kawasan wisata itu berada di┬áKecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Dari sekian banyak pilihan rute yang menghubungkan beberapa objek wisata, wisata religi Gua Maria Lourdes di Desa Puhsarang, menjadi tujuan yang paling banyak disukai para pesepeda.

Di rute ini, khususnya pada hari Minggu atau libur nasional, di kawasan Puhsarang banyak dijumpai para pesepeda. Mereka tidak sedikit yang memilih tempat itu sebagai perhentian sementara, untuk sekedar beristirahat di warung-warung yang tersedia.

Selain beristirahat, mereka juga mencicipi hidangan ringan berupa tahu dan tempe goreng, dipadu bumbu sambal pelengkap kecap pedas. Selain itu, di warung milik Margiono ini juga tersaji minuman khas lereng Gunung Wilis, yaitu Teh Bunga Rosela.

Teh bunga Rosela yang berwarna merah dengan rasa sedikit asam ini, memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, salah satunya mampu menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol.

Paduan kelezatan tahu dan tempe goreng sambal kecap, serta minuman bunga Rosela, menjadi pilihan favorit para pesepeda yang lelah gowes. Teh bunga Rosela dipercaya mempunyai khasiat sebagai pengganti ion cairan tubuh yang hilang pasca berolah raga.

“Medannya tidak terlalu berat, udaranya sejuk, dan teh Roselanya jos,” ujar Anggara, Ketua Komunitas Sepeda Kediri, Minggu (14/10/2018)

Satu gelas teh bunga Rosela hangat dijual hanya Rp. 3.000, sementara tahu dan tempe goreng per bijinya dihargai Rp. 1.000. Karena lokasi warung Margiono persis di depan lokasi wisata religi Gua Maria Loudes Puhsarang, tentunya kesempatan ini tidak disia-siakan oleh para pesepeda untuk berkunjung ke sana.

Wisata religi ini berada satu kompleks dengab Gereja Puhsarang, yang bangunannya didesain sebagai perpaduan antara gaya Jawa dan Eropa. Di dalam kompleks wisata religi unat Katolik ini, juga terdapat berbagai patung visualisasu Jalan Salib.

Bagi pengunjung dari luar kota yang ingin membeli oleh-oleh, dapat membeli aneka makanan dan minuman khas Kediri di pasar tradisional yang ada di dalamnya.

Bagi yang ingin menginap, juga tak perlu khawatir karena banyak tersedia tempat penginapan atau losmen di sekitar lokasi wisata religi Puhsarang, dengan harga bervariasi.

Gua Maria Lourdes Puhsarang terletak di lereng Gunung Wilis, di ketinggian 400 meter diatas permukaan air laut, dengan suhu udara yang cukup sejuk. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.