Gerbong Baru di KA Mutiara Selatan

Yovie Wicaksono - 13 April 2019
Gerbong Kereta Baru Jenis Stainless Steel (SS) buatan PT INKA. Foto : (Humas PT KAI Daop 8)

SR, Surabaya – Terhitung sejak 1 April 2019, PT KAI Daop 8 Surabaya mengganti rangkaian gerbong kereta api (KA) Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung, dengan sarana gerbong kereta baru jenis Stainless Steel (SS) buatan PT INKA.

“Pergantian gerbong kereta dengan sarana yang baru, merupakan salah satu bagian dari program peningkatan pelayanan yang dilakukan PT KAI Daop 8 Surabaya di dalam menyambut masa angkutan Lebaran 2019,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Sabtu (13/4/2019).

Suprapto berharap, dengan pergantian rangkaian gerbong kereta jenis baru dari INKA ini, bisa semakin meningkatkan okupansi penumpang dari KA Mutiara Selatan yang sudah sangat bagus. Tercatat di tahun 2016, volume penumpang KA Mutiara Selatan mencapai 241.670 penumpang, kemudian di tahun 2018 meningkat 18 persen menjadi 285.251 penumpang.

Adapun fasilitas baru yang diberikan dalam gerbong kereta baru di KA mutiara selatan ini, diantaranya bahan yang digunakan untuk rangkaian KA Mutiara Selatan baru ini dibuat dari stainless steel yang lebih tahan karat dan cat stripping yang minimalis. Berbeda dengan bahan yang selama ini dipakai KAI, yakni mild steel.

Jumlah toilet ditambah pada masing-masing kereta atau gerbong ada dua buah yang terletak bersebelahan dengan menggunakan toilet duduk. Penumpang pun bisa mengetahui apabila toilet dalam keadaan kosong ataupun terisi dengan adanya indikator di pintu toilet maupun di papan informasi elektronik yang menempel pada dinding kereta di dekat toilet.

Sandaran kaki pelanggan setia KAI juga semakin nyaman dengan adanya sandaran kaki yang lebih fleksibel, lampu tidur dan baca, meja mini yang bisa dilipat di sandaran tangan, serta bagasi kabin yang ada pembatasnya untuk tiap-tiap penumpang.

Kemudian adanya empat buah layar monitor terpasang di dalam setiap kereta. Dua unit monitor berukuran 32 inci terpasang di ujung depan dan belakang, serta dua layar berukuran 19 inci menggantung di langit-langit kereta untuk tayangan hiburan di atas KA.

Audio jack untuk mendengarkan suara dari monitor, dimana penumpang tinggal memasukkan earphone atau headset ke lubang audio jack yang ada di setiap tempat duduk. Fasilitas ini diberikan KAI untuk memenuhi privasi setiap penumpang akan suara yang keluar dari tayangan monitor tersebut. Sebab, tayangan monitor tidak mengeluarkan suara dari speaker layaknya yang terdapat pada KA yang terdahulu.

Pada setiap tempat duduk juga terdapat meja lipat yang diambil dari sandaran tangan masing-masing.

KAI memfasilitasi penumpang yang hendak menjalankan ibadah sholat dengan menyiapkan ruang mushola yang lebar, dilengkapi dengan rak berisi sarung dan mukena serta cermin yang menempel di dinding. Pada kereta restorasi disediakan ruang makan yang semakin luas sehingga mampu menampung 24 tempat duduk.

Rangkaian kereta baru ini dilengkapi dengan dua  CCTV dan dua tangga yang menempel di masing-masing kereta atau gerbong untuk pijakan keluar kereta jika diperlukan dalam kondisi darurat. Selain itu, di lantai kereta juga disematkan jalur evakuasi yang bisa berpendar dalam kondisi gelap.

Selain itu, kereta baru ini juga dilengkapi smoke detector di ruang restorasi. Jadi apabila ada seseorang yang merokok di sana, otomatis alarm akan berbunyi.

Serta bahan jok tempat duduk lebih lembut, sehingga penumpang bisa lebih nyaman ketika dalam posisi duduk.

Selain peningkatan di sektor fasilitas sarana gerbong kereta, PT KAI Daop 8 Surabaya juga mengejar target pembangunan penambahan fasilitas layanan di stasiun seperti di Stasiun Surabaya Gubeng, agar bisa selesai tepat waktu dan bisa digunakan oleh masyarakat pada masa mudik balik lebaran tahun 2019 ini.

Sebelumnya, rangkaian KA Mutiara Selatan terdiri dari 3 gerbong Kereta Eksekutif, 4 gerbong Kereta Bisnis dan 1 gerbong Kereta Makan plus Pembangkit Listrik dengan daya kapasitas tampung dalam satu rangkaian bisa mengangkut 406 tempat duduk.

Mulai 1 April 2019 yang lalu, rangkaiannya telah berubah menjadi 3 gerbong Kereta Eksekutif jenis SS, 4 gerbong Kereta Ekonomi jenis SS, dan 1 gerbong Kereta Makan plus Pembangkit listrik. Dimana daya kapasitas tampungnya akan meningkat menjadi 470 tempat duduk setiap satu rangkaiannya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.