Ekspresi Bulan Bahasa di SMAK Santa Maria

Yovie Wicaksono - 31 October 2018
Salah Satu Penampilan Dalam Acara Eksbusa di SMAK Santa Maria Surabaya, Selasa (30/10/2018). Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Tepuk tangan dan sorak sorai mengiringi gelaran Ekspresi Bulan Bahasa (Eksbusa) SMAK Santa Maria Surabaya, Selasa (30/10/2018). Eksbusa adalah sarana ekspresi unjuk kreasi siswa jurusan bahasa, sekaligus untuk memperingati hari Sumpah Pemuda.

“Eksbusa adalah gelaran rutin dari anak-anak jurusan bahasa SMAK Santa Maria untuk menunjukkan bakat dan talentanya di bidang bahasa, sastra, budaya, dan seni,” ujar Ketua Panitia Eksbusa, Clara.

Siswi kelas XII bahasa ini menambahkan,  selain untuk internal siswa SMAK Santa Maria, gelaran Eksbusa ini juga disertai beragam lomba untuk tingkat SMP se-Surabaya. Diantaranya, promosi budaya dari beragam negara, musikalisasi puisi, mendongeng, dan solo vokal yang diiringi tari.

Peserta lomba, tampil dengan kostum yang beragam. Ada yang mengenakan seragam sekolah,  baju kasual dan baju adat dari beragam provinsi di Indonesia.

“Wah, acara asyik dan seru. Ini kali pertama aku ikut lomba dan begitu terkesan,” ujar Dinda salah satu peserta lomba.

Selain lomba di tingkat SMP, gelaran Eksbusa kali ini juga mengadakan lomba untuk siswa SMAK Santa Maria, seperti rally games, stand up comedy, menghias topeng serta tas.

“Lombanya sudah bagus. Tampilannya juga menghibur dan keren karena kita diajak seperti keliling dunia dan mengenal beragam budaya,” kata Jersia, siswi XII IPS yang setia menonton sampai akhir.

Tak kalah seru juga ada acara talkshow dari Anthony Soehartono, alumni sekolah setempat yang berbagi cerita seputar “Membangun Budaya Entrepreneur di Era Digital Milenial”.

“10 tahun lalu, saya pernah merasakan duduk seperti kalian. Prinsipnya simpel untuk memulai dunia entrepreneur itu. Anda semua harus kreatif dan jangan takut gagal. Fokus dan manfaatkanlah gadget dengan maksimal untuk memperoleh pundi-pundi uang,” ujar peraih Best Young Entrepreneur Awardee 2014 ini.

Sementara itu, Maria Sandra, guru bahasa Jerman mengatakan,  persiapan Eksbusa ini sudah dilakukan sejak bulan Agustus. “Anak-anak sudah mulai membuat naskah dan mengundang peserta lomba. Anak-anak juga intens dalam melakukan latihan. Terkhusus, di jam ekstrakurikuler dan terkadang di luar jam formal sekolah. Mereka begitu bersemangat dan sangat antusias. Saya berharap kegiatan Eksbusa ini akan menjadi kebanggaan bagi anak-anak jurusan bahasa dan tentunya akan semakin banyak anak yang berminat dan masuk di jurusan bahasa,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.