Doa Seniman Bagi Korban Bom

Yovie Wicaksono - 15 May 2018
Ki Joko Bodo, Mbah Gimbal dan Ki Sableng saat Menggelar Aksi Keprihatinan Bagi Korban Bom di Surabaya. Foto : (Super Radio/Guntur Y)

SR,Surabaya – Rangkaian bom bunuh diri pada sejumlah lokasi di Surabaya, mengundang keprihatinan tiga seniman kondang Jawa Timur yakni Ki Joko Bodo, Mbah Gimbal dan Ki Sableng. Ketiganya menggelar aksi keprihatinan dan doa bersama di sejumlah lokasi ledakan bom bunuh diri yang telah merenggut belasan nyawa, (Selasa/15/5/2018).

Aksi ritual ala paranormal digelar di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Pusat Pantekosta Surabaya, dan Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro, serta halaman Mapolrestabes Surabaya. Tujuan aksi ini agar para korban yang telah tewas dalam serangan bom bunuh diri, mendapat tempat yang layak dan tenang.

Dalam aksi ini, mereka memasang dupa dan sesaji, untuk mendoakan roh para korban maupun pelaku peledakan.

Aksi ini juga menepis adanya kekuatiran dan suasana mencekam akibat ulah para teroris. Mereka menyampaikan pesan bahwa warga Surabaya harus mulai berani melawan terorisme, dimulai dari lingkup terkecil yakni RT maupun RW.

“Saya yakin warga Surabaya bisa mempertahankan integritas sosialnya di lingkup RT/RW, dari serangkaian aksi teror yang terjadi beberapa waktu ini,” kata Ki Sableng kepada Super Radio di Mapolresta Surabaya.

Ki Sableng mengatakan, aksi terorisme, tidak bisa dilawan dengan tindakan represif saja, tapi harus mengikis akar – akarnya, dari pengalihan isu agama menjadi budaya yang lebih mengedepankan nilai keberagaman. Karena itu jiwa seni harus ditanamkan sejak dini agar anak – anak yang kini mulai menjadi alat paham radikal, bisa dipatahkan dengan segera.

“ Anak – anak ibarat kertas kosong, jika kita gelontor dengan nilai seni, baik secara magis maupun rasional mereka akan terdoktrin menghargai sebuah keberagaman, bahwa dunia ini bukan untuk salah satu paham tertentu” pungkas pria yang memiliki nama asli Slamet Hadi Hariono ini. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.