Ditemukan, Denah Situs Desa Adan Adan

Petrus - 19 July 2018
SR, Kediri – Pusat Penelitian Arkeologi Nasional menyatakan telah berhasil mengetahui situs denah Desa Adan Adan, Kecamatan Gurah, serta Situs Wonorejo di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, usai melakukan esvakasi tahap ke-tiga. Esvakasi terakhir akan dilanjutkan pada Oktober mendatang.

“Kami esvakasi sudah tiga kali ini, hari ini sudah selesai, tinggal tutup kotak,” ujar Sukawati, Ketua Tim Puslitaskenas.

Pada tahap ketiga esvakasi itu, tim peneliti menemukan struktur bangunan candi dari bahan batu bata, dengan sudut berukuran 8×8 meter.

“Hasil terbaru, kita berhasil mengetahui denah dari candi-candi ini. Ketemu sudut sudutnya ya. Itu kan berdasarkan makara yang sudah ada, kita tarik garis ke timur,” lanjutnya.

Selain mengetahui struktur bangunan dalam bentuk candi, tim juga sempat menemukan kepala kala dalam ukuran besar, serta dua makara sudut. Ia memperkirakan bangunan itu merupakan struktur candi. Jika dilihat dari karya seninya, diperkirakan dari masa Kerajaan Kadiri atau lebih tua lagi.

Meski demikian, dirinya belum berani memastikan mengenai hal itu. Guna memastikan periode tahun bangunan, tim Puslitarkenas akan melakukan pemeriksaan melalui karbondating, terhadap bahan struktur batu maupun bata.

“Kami sekarang lagi mau karbondating secara absolute untuk per tanggalnya,” imbuhnya.

Sementara itu, di situs Desa Wonorejo, tim juga menemukan struktur bangunan patirtan dari bata, yang disinyalir tersambung langsung dengan sungai yang ada disekitarnya.

Jika dilihat dari lokasinya yang saling berdekatan, kemungkinan bangunan partitaan saling berkesinambungan atau berkaitan langsung dengan candi !dan Adan.

“Secara konsep kosmologi, kalau ada Candi, ada petirtaan, ada hunian untuk wihara wiranya,” tandasnya.

Pada Oktober nanti, tim akan kembali melanjutkan penelitian untuk kembali mencari denah.‎(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.