Desember, Sejumlah Kapal Pesiar dan Turis Asing Siap Kunjungi Surabaya

Petrus - 9 November 2017
Ilustrasi. Kapal Seabourn Odyssey bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Maret 2013. (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Kapal Pesiar Dream Cruise asal Hongkong dijadwalkan berkunjung ke Surabaya dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada 12 dan 26 Desember 2017. Manajer Indonesia Cruise Asia, Agus Jaya mengatakan, kapal yang baru beroperasi selama 1 tahun ini akan masuk ke Kota Surabaya dengan membawa serta sekitar 3.000 penumpang dari berbagai negara.

“Untuk marketnya sendiri lebih ke Cina market, seperti Cina, Malaysia, Hongkong dan India, mixnya lebih ke Asia,” kata Agus, usai bertemu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di ruang kerja Wali Kota, belum lama ini.

Dipilihnya Kota Surabaya sebagai tempat persinggahan kapal pesiar, karena pihaknya ingin mengangkat nilai pariwisata Kota Surabaya ke dunia internasional. Selain itu kata Agus, Surabaya merupakan salah satu kota yang memiliki nilai historical.

“Dengan opsi yang kita punya, kami akan berusaha mengangkat nama Surabaya di kancah pariwisata dunia,” ujar Agus.

Sebelum masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kapal pesiar terbesar yang pertama kali masuk ke Indonesia itu terlebih dahulu singgah ke Singapura. Selanjutnya, para wisatawan akan tiba di Surabaya untuk mengunjungi beberapa obyek wisata yang ada.

“Ada 8 opsi tur yang kita jual diantaranya Bromo, Bali barat, Madura, Museum Surabaya, Kayoon, Trowulan (Mojokerto) dan Kantor Wali Kota, lebih di dominasi oleh city tur nantinya,” terangnya.

Agus mengakui bahwa pihaknya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya terus melakukan koordinasi, untuk kesiapan menerima wisatawan mancanegara yang datang dengan kapal pesiar ini.

“Alhamdulilah setelah bertemu, bu Wali Kota menyampaikan respon yang sangat positif dan memberi support. Jadi kami semakin yakin mampu memberikan hasil terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Widodo Suryantoro mengungkapkan, pihaknya terus mengupayakan kesiapan penyambutan wisatawan asing ke Surabaya, termasuk perihal keamanan mereka saat datang ke Surabaya.

“Nanti kita bantu untuk keamanannya bersama kepolisian, karena menyangkut banyak orang,” kata Widodo.

Terkait rute kunjungan tur kota, Widodo akan berkoordinasi dengan jajaran Polrestabes, Dishub dan jajaran terkait, untuk meastikan perjalanan turis kapal pesiar Dream Cruise di Surabaya aman dan lancar. Widodo menambahkan, kedatangan wisatawan kapal pesiar ke Surabaya, dipastikan dapat membawa dampak positif bagi warga surabaya, terutama dalam hal ekonomi.

“Mereka ini adalah sumber devisa, ketika wisatawan datang mereka tidak hanya berjalan-jalan, tetapi juga mengunjungi mall, serta beberapa tempat wisata yang ada di Surabaya,” pungkasnya.

Kapal pesiar Dream Cruise rencananya membawa 2.000 crew, sedangkan 2 kapal pesiar lain yang datang ke surabaya di tahun 2017 antara lain, Seabourn Encore, dan Silver Shadow. Sedangkan di awal tahun 2018 akan datang kapal pesiar Jan Volendam, yang akan merapat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.(ptr/red)  

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.