CIFOR dan IPB Perpanjang Kerjasama Kelestarian Hutan

Yovie Wicaksono - 17 February 2017
Kayu milik Perhutani di penampungan kayu sementara di Trowulan, Mojokerto (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) memperbaharui kerja sama ilmiah dan teknis selama lima tahun mendatang. Kerja sama CIFOR dan IPB yang dimulai sejak 1997 ini, telah memberikan kontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan hutan di Indonesia. Perjanjian ini merupakan perpanjangan perjanjian bilateral antara kedua institusi, yang berlangsung hingga 2021.

Kontribusi kerja sama CIFOR dan IPB ini menyumbangkan konsep kelestarian hutan bagi Indonesia. Lingkup area kerja sama yang telah dilakukan CIFOR dan IPB meliputi program pertukaran dosen serta proyek penelitian bersama.

Secara khusus, kedua lembaga telah berbagi pengetahuan dan praktik terbaik yang berkaitan dengan bentang alam (lanskap) dan hubungan pengelolaan hutan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Penandatangan nota kesepahaman perpanjangan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Jenderal CIFOR,  Peter Holmgren, dan Rektor IPB, Herry Suhardiyanto di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jumat (17/2/2017).

“Kerja sama dengan IPB merupakan krusial bagi CIFOR, tidak hanya kerja sama di Indonesia, namun juga global. Seperti penelitian kami bersama dengan IPB, membantu kami memahami dampak dari bentang alam berkelanjutan pada masyarakat dan lingkungan termasuk pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh,” ujar Direktur Jenderal CIFOR, Peter Holmgren.

Rektor IPB, Herry Suhardiyanto mengatakan, saat ini dibutuhkan adanya kerja sama kolaboratif yang melibatkan peneliti Indonesia dan peneliti internasional di beberapa aspek terkait dengan ilmu pengetahuan dan kebijakan.

Menurut Herry, kegiatan kolaborasi CIFOR dan IPB akan memberikan wawasan, pengetahuan, dan kebijakan efektif dalam rangka mendukung prioritas pembangunan terkini seperti restorasi gambut, hutan kemasyarakatan, energi terbarukan dan pembangunan pedesaan. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.