Butuh Waktu Tiga-Empat Hari untuk Pengurukan Jalan Ambles di Gubeng Surabaya

Wawan Gandakusuma - 21 December 2018
Sejumlah pekerja melakukan pengurukan jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Kota Surabaya, Jumat (21/12/2018). Foto : (Antara)

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan pengurukan Jalan Raya Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, yang ambles pada Selasa (18/12/2018) membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat hari.

“Kami menargetkan dalam tiap hari mendatangkan 400 dump truk pengangkut sirtu (pasir dan batu),” kata Risma kepada Antara saat memantau di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Jumat (21/12/2018).

Menurut Risma, dari hasil perhitungan untuk pengurukan keseluruhan jalan yang ambles, dibutuhkan sebanyak 1.800 dump truk atau setara dengan 36 ribu meter kubik sirtu.

“Jadi kalau sehari 400 truk, maka kita butuh tiga-empat hari. Setelah itu overlay, mungkin cuman dua hari,” kata Risma.

Untuk memperlancar proses distribusi pengiriman pasir (sirtu), Risma mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Sebab menurutnya, kendaraan dump truk dilarang melintas kawasan kota pada saat jam kerja.

“Karena kan ini mengambil sirtu dari luar kota, jadi agak jauh. Tapi sudah dikasih bantuan Polda untuk truk-truk bisa masuk ke Surabaya selama 24 jam,” katanya.

Risma berharap agar recovery atau pemulihan di Jalan Raya Gubeng yang ambles itu bisa selesai dalam kurung waktu satu pekan. Oleh karena itu, pemulihan jalan ini akan dilakukan selama 24 jam nonstop.

“Kami usahakan satu pekan kelar, mudah-mudah tidak ada aral melintang apapun,” ujarnya.

Diketahui sudah dua hari ini, Risma memantau dan memimpin langsung proses pemulihan Jalan Raya Gubeng yang ambles. Mulai Kamis (20/12/2018) malam hingga saat ini, terlihat sudah ratusan dump truk datang untuk mengirim sirtu dan beberapa material pengurukan. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.