Bupati Banyuwangi Dorong Smart Kampung Wajib Sediakan Perpustakaan

Petrus - 5 December 2017
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat melakukan kunjungan ke beberapa kantor desa, di Kecamatan Rogojampi (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang menjabat sampai dua periode ini masih juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke desa-desa yang telah terintegrasi sebagai Smart Kampung. Diantaranya ke Desa Karangbendo dan Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi disela-sela rutinitasnya sebagai pemimpin di bumi Blambangan.

Hal ini dilakukannya untuk meninjau secara langsung proses pelayanan publik di desa-desa pada saat hari libur. Pengadaan perpustakaan atau pojok baca di setiap kantor balai desa yang telah mengaplikasikan pelayanan berbasis online atau dalam jaringan (daring), menjadi catatan sekaligus teguran bagi Camat dan Kepala Desa yang bersangkutan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, infrastruktur berupa konektivitas internet yang telah ada diharapkan mampu menjadi magnet penarik terhadap para pelajar, pemuda desa dan masyarakat, untuk memanfaatkannya sebagai media pendukung kegiatan sesuai dengan tingkatan dan keperluan masyarakat setempat.

“Desa-desa di Kecamatan Rogojampi rata-rata kelemahannya terletak di perpustakaan. Selain itu di Balai Desa juga dapat digunakan sebagai tempat untuk mengerjakan tugas dan kegiatan lain, yang mendukung ekonomi masyarakat,” kata Azwar Anas di Kantor Desa Pengatigan, Senin (4/12/2017).

Dikatakannya, Smart Kampung selain memberikan pelayanan secara daring, juga harus ada CCTV agar dapat memantau seluruh aktivitas masyarakat saat berada di lingkungan balai desa. Dia juga berpesan, agar ruangan yang ada lebih dimaksimalkan lagi fungsinya untuk perpustakaan, sehingga paradigma yang terbangun dengan adanya pojok baca menjadi media untuk memancing minat baca masyarakat.

“Jangan hanya menunggu selesainya pembangunan ruangan untuk perpustakaan, tapi manfaatkan ruangan yang telah ada untuk rak yang dilengkapi dengan buku-buku. Selama ini di desa-desa banyak yang terjebak dengan hanya membangun fisik saja,” ujarnya.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.