Bukit Pelangi, Wisata Baru di Bumi Reog

Yovie Wicaksono - 13 February 2018
Wisata Bukit Pelangi di Ponorogo, Selasa (12/2/2018). Foto : (Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Wilayah timur Ponorogo yang memiliki banyak pegunungan dan udara yang sejuk, membuat warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo melakukan eksplorasi alam di wilayahnya menjadi sebuah destinasi wisata. Salah satunya adalah dengan membuat wisata rafting dan tubing. Wana wisata ini sengaja diciptakan karena desa yang berada di kaki Gunung Wilis ini memiliki aliran sungai yang jernih dan deras.

Guna mendukung wisata air yang sudah mulai banyak diminati wisatawan pecinta adrenalin, warga setempat juga membuka hutan pinus di sekitar jalur rafting untuk menjadi spot swafoto, dengan nama bukit pelangi. Selain spot swafoto yang menarik di bukit pelangi ini juga terdapat ayunan dan hammock untuk wisatawan melepas lelah setelah menelusuri bukit dan berswafoto dengan keluarga atau teman.

“Setelah melihat potensi wisata rafting selama satu tahun ini maka kami melihat ada potensi lain dari hutan yang ada disekitar sungai, oleh karena itu kami bersama warga membuka Wisata Bukit Pelangi ini,” kata Ribut Riyanto anggota DPRD Ponorogo, kepada Super Radio, Senin (12/2/2018).

Konsep dari wisata bukit pelangi adalah ingin menonjolkan suasana hutan yang rindang dan sejuk. Yang mulanya hanya sebuah hutan pinus biasa yang penuh dengan semak belukar disulap dengan menambahkan jalan-jalan yang menarik, payung berwarna-warni yang digantung disela-sela pohon pinus serta area yang sebelumnya hanya semak-semak diganti dengan bunga-bunga berbagai jenis.

Bukit yang berada 800 meter diatas permukaan laut ini kedepannya akan ditambahkan penangkaran satwa serta sebagai tempat bumi perkemahan agar potensi wisata di lereng Gunung Wilis menjadi pilihan warga Ponorogo untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.

Meskipun lokasi wisata ini berjarak 30 km dari pusat kota akan tetapi jalan untuk menuju lokasi sudah sangat bagus dan mudah untuk ditempuh. “Kedepannya kami ini membuat pusat wisata agrobisnis agar ekonomi masyarakat bisa terangkat, apalagi di Pulung ini banyak petani sayur dan peternak sapi perah,” pungkas Ribut. (gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.