BPBD Banyuwangi Himbau Masyarakat Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang

Petrus - 14 July 2017
Eka Muharam, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Banyuwangi (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Menindaklanjuti prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kabupaten Banyuwangi, terkait kondisi cuaca di wilayah Banyuwangi akibat fenomena alam MJO (Madden Julian Oszilation), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi menghimbau kepada warga untuk mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang melanda di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Banyuwangi, Eka Muharam ketika ditemui Superradio, Jumat (14/7/2017) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan akibat kondisi alam saat ini.

“Hujan disertai angin kencang ini bisa menjadi penyebab hal tak diinginkan seperti pohon tumbang. Karena tidak menutup kemungkinan jika kondisi ini bisa menimbulkan angin puting beliung,“ ujarnya.

Ia berharap masyarakat juga pro aktif mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Misalnya untuk mencegah terjadinya pohon tumbang apalagi sampai menimpa bangunan rumah atau orang lewat, maka pohon yang dianggap rawan patah atau tumbang tersebut bisa dipangkas atau dibuang dahan-dahannya yang dirasa membahayakan.

“Terhadap pengendara terutama roda dua, agar berhati-hati dan ketika hujan deras mulai turun yang disertai angin kencang, sebaiknya jangan berteduh atau berada di bawah pohoh besar termasuk di tepi jalan raya. Lantaran dikhawatirkan terjadi pohon tumbang hingga menimpa para pengguna jalan,” ungkapnya.

Dijelaskan juga oleh Eka Muharam, berdasarkan laporan dari BMKG Kabupaten Banyuwangi Jumat 14 Juli 2017 mulai pukul 07.00 WIB, suhu udara di wilayah Banyuwangi mencapai 23 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembapan udara mencapai 68 hingga 92 persen. Kecepatan angin 6 sampai 34 Km/Jam. Sedangkan untuk kondisi cuaca di Selat Bali atau di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, kecepatan angin mencapai 5 sampai 17 knot dengan tinggi gelombang mencapai 0,5 hingga 1,3 meter.

“Untuk tinggi gelombang di pesisir Selatan Banyuwangi ini cukup tinggi mencapai 2 meter. Hal ini cukup membahayakan bagi nelayan yang berlayar di wilayah Banyuwangi bagian Selatan,” ujarnya.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.