BMKG Banyuwangi Waspadai Bahaya Kekeringan

Yovie Wicaksono - 13 September 2017
BPBD Kabupaten Banyuwangi Mendistribusikan Air Bersih untuk Masyarakat di Kecamatan Wongsorejo. Foto : (Fransiskus Wawan/Super Radio)

SR, Banyuwangi – Memasuki musim kemarau bulan ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mewaspadai kecamatan Wongsorejo dan Bangorejo, karena dua kecamatan ini banyak dikelilingi oleh hutan yang mudah terbakar dan persawahan penduduk yang rawan akan kekurangan pasokan air.

Prakirawan pada BMKG Banyuwangi Anjar Triyono Hadi mengatakan, pada bulan September, wilayah Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Probolinggo memasuki musim kemarau.

Masyarakat dihimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan ataupun membuang puntung rokok sembarangan di tepi hutan. Terutama di wilayah Wongsorejo dan Bangorejo, karena kedua wilayah tersebut rentan akan bahaya kebakaran hutan.

“Untuk di Utara Kabupaten Banyuwangi yang perlu diwaspadai adalah di kecamatan Wongsorejo dan wilayah Selatan di kecamatan Bangorejo. Karena pada pagi hingga sore hari, matahari bersinar cukup terik. Sehingga dapat menimbulkan kekeringan dari sumber mata air,” ujarnya, Rabu (13/9/2017).

Sementara itu, hingga kini BPBD setempat bersama dengan Kodim 0825, Polres Banyuwangi dan Muspika masih menyuplai air bersih di wilayah kecamatan Wongsorejo.

Dari data yang didapat dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banyuwangi, kemarin, BPBD mendistribusikan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan di Dusun Karangbaru 2 Desa Alasbuluh Kecamatan Wongsorejo. Pendistribusian air bersih tersebut untuk kebutuhan 120 kepala keluarga di dusun setempat. (wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.