BMKG Banyuwangi Himbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Berita Bohong Terkait Gunung Agung

Yovie Wicaksono - 25 September 2017
Prakirawan pada BMKG Banyuwangi, Yustoto Windiarto sedang mengamati keberadaan gunung Agung melalui pantauan satelit Himawari 8 (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Beredarnya berita-berita hoax tentang gunung Agung di Bali yang meletus pada hari Minggu (24/9/2017), cukup membuat resah sebagian besar warga Banyuwangi yang memiliki kerabat di Bali, terutama di wilayah yang berdekatan dengan gunung Agung.

Dengan beredarnya berita hoax tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Banyuwangi, menghimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai berita-berita bohong.

Hal tersebut diungkapkan oleh prakirawan BMKG Banyuwangi, Yustoto Windiarto, Senin (25/9/2017). Dikatakan oleh Yustoto, sejak dinaikan statusnya dari Siaga level 3 ke Awas level 4, gunung Agung belum mengeluarkan abu vulkanik. Hal ini terpantau melalui satelit Himawari 8 bahwa sebaran abu vulkanik belum nampak.

“Dengan adanya pantauan dari satelit Himawari 8 yang belum menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik, berarti kondisi gunung Agung masih belum meletus,” ujarnya.

Dikatakan juga oleh Yustoto, sejak 2 hari yang lalu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pemberitahuan resmi dari istansi yang berwenang, dalam hal ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa gunung Agung sudah meletus. Untuk itu, BMKG Banyuwangi menghimbau kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, agar tidak mudah mempercayai berita-berita yang tidak benar.

“Lebih baik, ketika mendapatkan berita atau informasi terkait keberadaan gunung Agung, dapat bertanya kepada instansi yang berwenang dalam hal ini, PVMBG ataupun BNPB,” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, Fajar Suasana juga membenarkan apa yang disampaikan oleh prakirawan BMKG, bahwa sampai saat ini belum ada informasi resmi dari PVMBG ataupun BNPB bahwa gunung Agung sudah meletus.

“Berita-berita yang tersebar di media sosial bahwa gunung Agung sudah meletus itu bohong. Karena video yang di unggah di medsos adalah video meletusnya gunung Sinabung pada tahun 2015 yang lalu,” ujar Fajar Suasana.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.