BMI Taiwan Beli Sawah untuk Panti Asuhan

Yovie Wicaksono - 30 January 2017
Sawah Seluas Seperempat Hektar Yang Berhasil Dibeli BMI Taiwan. (Foto : superradio/krishna adi)

SR, Banyuwangi – Sungguh luar biasa rasa kepedulian para Buruh Migran Indonesia (BMI) di Taiwan yang tergabung di Organisasi Warga Muslim Indonesia Taiwan – Ikatan Keluarga Banyuwangi (WMIT-Ikawangi).

Setelah empat tahun lalu membangun Yayasan Panti Asuhan untuk Yatim Piatu dan Dhuafa, Senin (30/01/2017), mereka membeli sawah untuk membantu operasional yayasan.

Ketua Yayasan WMIT Ikawangi Baitussalam, Topan Hadi Sucipto mengatakan, hasil dari sawah ini sepenuhnya untuk membantu operasional yayasan dan anak asuh. Dana untuk membeli sawah ini, berasal dari donatur, baik di Taiwan maupun Banyuwangi.

”Selama hampir 3 tahun, kami mengumpulkan infaq dari para donatur. Alhamdulilah, kami bisa merealisasikan amanah yang diberikan dengan membeli sawah seharga Rp.250 juta seluas seperempat hektar. Sawah ini sudah memiliki tanaman jeruk yang berumur dua tahun,” ujar Hadi kepada Superradio.

Hadi menjelaskan, pembelian sawah ini tanpa ada bantuan dari Pemkab Banyuwangi. “Terkadang kami merasa di anak tirikan, apalagi di setiap pertemuan membahas persoalan BMI, yayasan kami selalu menjadi percontohan nasional. Namun,  perhatian kepada kami sama sekali tidak ada. Bantuan dan pendampingan hanya pada awal pembangunan dan peresmian,” cetusnya.

Sebagai ungkapan rasa syukur, tadi sore, 15.00 WIB, WMIT-Ikawangi menggelar tasyakuran di Aula Yayasan Panti Asuhan WMIT-Ikawangi Baitussalam di Dusun Simbar II RT 005 RW 002 Desa Tampo Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Hadir dalam tasyakuran ini, seluruh kepengurusan,dewan guru dan anak-anak yatim piatu. (ka/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.