BMI Banyuwangi Dideportasi dari Turki

Yovie Wicaksono - 24 March 2017
Linda (Bercadar HItam), Usai Menjalani Pemeriksaan di Polres Banyuwangi. (Foto : Superradio/Krishna Adi)

SR, Banyuwangi – Linda Purwaningsih (31), warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi dideportasi dari Turki. Ia dideportasi karena diduga terlibat Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).

Setelah dideportasi, Linda dipulangkan ke Banyuwangi bersama dengan tim Kementrian Sosial. Sesampainya di Banyuwangi, perempuan kelahiran kelahiran 22 Maret 1986 itu langsung dibawa ke Polres Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan.

Pasca pemeriksaan, Kasubag Humas Polres Banyuwangi, AKP Bakin mengatakan, Linda dideportasi bukan karena terlibat dalam jaringan ISIS yang ada di Turki, melainkan persoalan administrasi saja.

“Linda dideportasi karena masalah administrasi imigrasi saja, bukan karena terlibat ISIS,” ujar Bakin kepada Superradio, Jumat (24/3/2017).

Proses penyerahan  Linda kepada keluarganya dilakukan secara formal. Penyerahan dituangkan dalam berita acara  yang disaksikan Kapolsek Bangorejo AKP Watiyo, jajaran Forpimka dan Pemdes Temurejo.

Kapolsek Bangorejo AKP Watiyo mengatakan, Linda saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Terkait rumor keterlibatan dengan jaringan ISIS atau gerakan pemberontak lainnya, Watiyo menegaskan hal itu tidak ada.

”Soal keterlibatan itu tidak ada, karena  tidak adanya salinan resmi mengenai keterlibatan Linda dari otoritas kepolisian Turki,” ungkap Watiyo.

Sementara itu, saat dimintai informasi lebih jelas motif perpindahan Linda yang semula bekerja di Taiwan ke Turki, Watiyo belum bisa  memberikan keterangan secara jelas

Sebelumnya, di tahun 2015 Linda pamit pergi ke rumah temannya di Jakarta.  Pihak keluarga tidak menyangka jika Linda berada di Turki sebelum dideportasi oleh pemerintah setempat.

Linda sebelumnya juga pernah tercatat sebagai buruh migran di Taiwan. Ia bekerja di luar negeri sejak 2007. (ka/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.