Bendungan Ciawi dan Sukamahi untuk Atasi Banjir di Jakarta

Yovie Wicaksono - 26 December 2018
Presiden Joko Widodo Turut Melakukan Peninjauan Pembangunan Bendungan Ciawi, pada Rabu (26/12/2018). Foto : (Biro Pers Sekretariat Kepresidenan)

SR, Bogor – Presiden Joko Widodo turut melakukan peninjauan pembangunan Bendungan Ciawi, selepas meninjau Bendungan Sukamahi yang lokasinya kurang lebih berjarak 4,5 kilometer.

Presiden memastikan bahwa persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan dapat diselesaikan segera, sebagaimana halnya Bendungan Sukamahi. Pembangunan Bendungan Ciawi juga ditargetkan selesai pada 2019 mendatang.

“Tadi disampaikan oleh Dirjen (Sumber Daya Air) bahwa Januari (2019) ini sebagian akan terselesaikan, tinggal pembayaran sehingga progres untuk perkembangan konstruksi itu akan terus berjalan. Saya kira enggak ada keluhan atau informasi kepada saya mengenai kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan,” ujar Presiden pada Rabu (26/12/2018).

Kedua bendungan tersebut merupakan bagian dari pembangunan 49 bendungan baru di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang  secara khusus dibangun sebagai upaya pengendalian banjir di ibu kota.

Sekedar informasi, Bendungan Ciawi memiliki volume tampung sebesar 6,45 juta kubik air atau bisa menahan debit air 365 meter kubik per detik. Sementara Bendungan Sukamahi memiliki volume tampung sebesar 1,68 juta meter kubik atau menahan debit air 56 meter kubik per detik.

Nantinya, dua bendungan ini akan memperlambat arus air menuju Jakarta, karena air akan terlebih dahulu ditampung di kedua bendungan itu untuk kemudian dialirkan ke Bendung Katulampa. Aliran dari Katulampa inilah yang akan dilakukan pengaturan pengaliran air secara bertahap ke Jakarta.

“Bendungan Sukamahi dan Ciawi ini akan mengurangi masalah banjir di Jakarta,” kata Presiden. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.