Bawaslu RI Bersama Kementerian dan Lembaga Terkait Bentuk Gugus Tugas Pengawasan Konten Internet

Wawan Gandakusuma - 15 January 2019
Ketua Bawaslu RI, Abhan (tengah), bersama empat komisioner lainnya memberikan keterangan pers di kantor Bawaslu, di Jakarta, Selasa (15/1/2019). Foto : (Antara)

SR, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama kementerian/lembaga sepakat membentuk gugus tugas pengawasan konten internet terutama terkait beredarnya informasi bohong atau hoax dan ujaran kebencian.

“Tadi kami lakukan rapat koordinasi, dan sepakat membuat gugus tugas pengawasan konten internet,” kata anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Melansir Antara, Fritz mengatakan rapat koordinasi dihadiri Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Intelijen Negara, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kepolisian Indonesia.

Menurut Fritz, kerjasama itu untuk meningkatkan strategi pengawasan dan penindakan konten internet yang melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan ketentuan lain.

“Serta melakukan edukasi kepada masyarakat untuk memahami bahaya hoax dan ujaran kebencian serta jalur pelaporan ke pengawas pemilu,” ujarnya.

Fritz menjelaskan ketika muncul hoax dan ujaran kebencian di media sosial atau perangkat pesan di telepon genggam maka lembaga-lembaga tersebut saling berkoordinasi, yang intinya sebagai penegakan hukum dalam pemberantasan hoax

Fritz juga mengatakan gugus tugas itu bukan hanya soal menjalankan fungsi pengawasan namun penindakan dan edukasi. Karena menurutnya, meskipun disepakati ada penindakan namun pesan positif dan damai merupakan cara terbaik memberantas hoax termasuk literasi media sosial.

“Kami akan terus sepakat berantas hoax untuk menuju pemilu yang damai,” katanya. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.