Azwar Anas Ingin Desa di Banyuwangi Seperti di Jepang

Yovie Wicaksono - 2 February 2018
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar pertemuan dengan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Masaki Tani saat berkunjung ke Banyuwangi (foto : Superradio/Fransiskus Wawan)

SR, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar pertemuan dengan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Masaki Tani, saat mengunjungi Banyuwangi, beberapa waktu lalu. Sembari berkeliling Pendopo Banyuwangi yang asri serta menikmati pecel rawon, keduanya membahas beragam hal tentang potensi kerja sama di masa depan.

Azwar Anas juga memanfaatkan kedatangan Masaki untuk memperkuat jaringan pengembangan pariwisata dengan Jepang. Banyuwangi berharap bisa menggaet turis dari Negeri Sakura itu lebih banyak lagi.

“Selama ini, banyak wisatawan Jepang hanya mengenal Bali. Sementara jarak Banyuwangi sangat dekat dengan Bali, selain juga kami memiliki banyak pantai yang indah. Kami berharap kedatangan Pak Konjen ke sini bisa menarik turis Jepang lebih banyak kemari. Apalagi saat ini penerbangan ke Banyuwangi semakin semarak,” jelas Azwar Anas.

Selain itu, Azwar Anas memanfaatkan kehadiran Konjen Jepang untuk membantu pengembangan desa wisata di Banyuwangi. Menurut Anas, Jepang berhasil mengembangkan desa wisata berbasis adat tradisi seperti Desa Shirakawa-go, sebuah desa tradisional nan indah yang berada di Pulau Honshu Jepang.

“Kami ingin Konjen bisa memfasilitasi kami bagaimana mengembangkan desa berbasis tradisi seperti di Jepang. Karena Banyuwangi memiliki banyak potensi serupa, Banyuwangi sangat kaya dengan tradisi dan budaya lokal seperti Desa Kemiren, Desa Macan Putih,” ujar Anas.

Masaki pun menyambut hangat keinginan Bupati Banyuwangi ini. Masaki akan turut membantu memfasilitasi pihak Banyuwangi untuk kerja sama pengembangan desa adat ini.

“Keinginan Pak Bupati nanti ini akan kami teruskan. Kemitraan yang baik dan saling menguntungkan perlu dibangun. Apalagi setelah saya datang kemari, saya lihat banyak potensi. Mulai dari alamnya yang hijau, hingga kopinya yang enak, seni budayanya yang kaya,” kata Masaki.

Masaki pun sempat memuji kebersihan Banyuwangi, kota yang berada di ujung Timur Pulau Jawa.

“Banyuwangi sangat bersih kotanya, tidak ada sampah berserakan. Ini sangat menarik buat wisatawan,” puji Masaki.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.