ASN di Ponorogo Diperingatkan Tetap Netral, Tidak Terlibat Politik Praktis

Petrus - 31 August 2018
Ilustrasi Pemilihan Umum. Foto : (Merdeka.com)

SR, Ponorogo – Akun Facebook yang diduga milik Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Ponorogo, menggunggah postingan dengan konten isu pemilihan presiden, pada Selasa (28/8/2018) lalu. Meski postingan dan akun FB tersebut kini sudah dihapus, Bawaslu Ponorogo tetap melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dispora Bambang Nur Cahyo.

Namun, pemanggilan pertama yang rencananya dijadwalkan Jumat (31/8/2018), batal dilakukan karena Bambang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Surabaya. Bawaslu berencana melakukan pemanggilan ulang pada Senin (3/9/2018) mendatang.

Isi potingan  di media sosial Facebook itu berisi ungkapan yang berkaitan dengan pemilihan presiden, dan mengarah pada salah satu bakal calon. Hal ini tentu saja menjadi polemik karena aparatur sipil negara (ASN) harus bersikap netral meski punya hak pilih yang berbeda-beda.

Menanggapi hal itu, Kepala Dispora Ponorogo Bambang Nur Cahyo mengatakan, akun FB tersebut bukanlah akun resmi Dispora, melainkan milik personal salah satu staf di Dispora.

“Saya juga langsung konfirmasi ke staf saya, apa maksudnya posting seperti itu. Katanya hanya iseng dan guyon saja,” tutur Bambang, saat ditemui di kantornya, Jalan Pramuka, Sabtu (1/9/2018).

Saat ini pihaknya sudah memanggil staf yang bersangkutan, dan membuat surat pernyataan permintaan maaf sekaligus menghapus akun tersebut. Bambang juga menyayangkan perbuatan salah satu stafnya di media sosial, terlebih dengan membawa-bawa nama Dispora.

“Saat ini akun resmi Dispora dipegang langsung oleh Diskominfo dan berisi kegiatan Dispora. Saya harap semua ASN bersikap hati-hati karena kita harus netral,” terangnya.

Sementara itu, Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu, Juwaini mengatakan, pihaknya akan melakukan konfirmasi terkait postingan pada akun FB tersebut. Menurutnya, Dispora sebagai salah satu lembaga pemerintahan harus bersikap netral dengan ikut menyukseskan kegiatan pemilu, salah satunya dengan ikut menjaga suasana tetap kondusif.

“Materinya nanti akan kami tanyakan operator FB itu siapa, pengelolaannya gimana, fungsi kontrol kepalanya gimana,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.