Aplikasi Go Parkir, Cara Pemkot Surabaya Mudahkan Masyarakat Mencari Lahan Parkir

Petrus - 29 January 2018
Park and Ride Mayjen Sungkono, masyarakat semakin dimudahkan mencari tempat parkir dengan aplikasi Go Parkir (foto : Humas Pemkot Surabaya)

SR, Surabaya – Dinas Perhubungan Kota Surabaya segera meluncurkan aplikasi parkir untuk memudahkan masyarakat memarkirkan kendaraannya di gedung parkir Park and Ride, di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Pada akhir Maret 2018, Dinas Perhubungan Kota Surabaya akan meluncurkan aplikasi Go Parkir, yang dapat diunduh oleh masyarakat melalui gawai atau gadgetnya, dengan fitur-fitur yang memudahkan masyarakat yang akan memarkirkan kendaraan.

“Pengguna kendaraan bisa mendownload aplikasi ini melalui playstore dan rencananya mulai dilaunching akhir bulan Maret 2018,” kata Kepala UPTD Tempat Parkir Khusus, Heri Setiawan.

Aplikasi Go Parkir menyediakan berbagai macam pilihan yang dirancang untuk memudahkan pengguna kendaraan, saat akan mencari tempat parkir. Fitur itu antara lain: pemilik kendaraan dapat memilih dan memesan slot parkir sesuai denah layout parkir yang disediakan, pemesanan slot parkir bisa dilakukan 1 hari sebelumnya, informasi tarif parkir yang dapat dibayarkan secara tunai maupun non-tunai, serta lama waktu yang ditempuh untuk tiba di lokasi menggunakan google map.

“Khusus pembayaran non-tunai, pengguna kendaraan bisa melakukan transaksi menggunakan mobile banking dan ATM yang sudah melakukan kerjasama dengan pemkot,” ujar Heri.

Dishub Surabaya juga menyediakan layanan antar dan ambil mobil atau sepeda motor, bagi pengguna parkir yang mungkin berhalangan untuk meletakkan kendaraannya di gedung Park and Ride.

“Nanti akan ada petugas antar atau ambil kendaraan secara gratis, namun untuk sementara layanan delivery hanya dilakukan di kawasan Mayjend Sungkono dan sekitarnya saja,” lanjutnya.

Gedung Park and Ride Mayjen Sungkono saat ini mampu menampung 26 mobil dan 150 sepeda motor di lantai I, serta 45 mobil di lantai II dan III. Di lantai I juga disediakan parkir mobil khusus perempuan sebanyak 12 slot dan difabel sebanyak 1 slot.

“Nanti akan kita pertimbangkan agar bisa masuk ke dalam aplikasi Go Parkir,” imbuhnya.

Melalui aplikasi Go Parkir, diharapkan pelayanan parkir semakin baik, terutama di gerung parkir Park and Ride.

“Total sepanjang tahun 2017 jumlah kendaraan mencapai 26.118 unit dengan rincian 12 unit Bus, 16.477 unit mobil dan 9.629 unit sepeda motor,” katanya.

Lahan parkir yang nyaman diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat untuk memanfaatkannya, sehingga dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.

“Tahun 2017 target pendapatan sebesar 4,375 miliyar, di tahun 2018 kami targetkan 4,810 miliyar,” tandas Heri.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, pemerintah tetap konsisten mendorong pengembangan pelayanan berbasis digital, untuk memudahkan masyarakat terutama dalam hal parkir. Tidak hanya gedung milik pemerintah, pihak swastwa juga didorong untuk melakukan hal serupa.

“Tidak hanya kami, pihak swasta juga diharapkan mampu berperan aktif membangun gedung parkir, dan melengkapi gedung atau lahan parkirnya dengan sistem informasi yang memudahkan masyarakat,” tandas Irvan.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.