Aliansi Masyarakat Ponorogo Tuntut Mundur Bupati Ipong

Petrus - 11 April 2018
Ratusan warga berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Ponorogo (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Ponorogo, menggelar aksi di depan Masjid Agung serta Gedung DPRD dan Kantor Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Massa aksi terdiri dari para PKL di Jalan Sultan Agung, warga korban penggusuran pembangunan Waduk Bendo, warga desa Sampung eks pekerja Gunung Gamping, penarik bentor, dan mahasiswa.

Warga yang menggelar aksi ingin bertemu Bupati dan wakil rakyat di DPRD Kabupaten Ponorogo. Namun, perwakilan massa aksi tidak bertemu dengan satu pun anggota DPRD. Saat di Kantor Pemkab Ponorogo, pengunjuk rasa hanya ditemui oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Intinya satu, kami hanya ingin bertemu dengan pemangku kebijakan, jika hanya bertemu dengan SKPD akan percuma, paling-paling jawabannya nanti kita sampaikan ke Bupati,” kata Didik Hariyanto selaku Koordinator aksi.

Didik mengatakan, bila tidak bertemu Bupati Ipong Muchclisoni, massa aksi mendesak Bupati untuk turun dari jabatannya. Selama ini, Bupati pada setiap kebijakan yang diambilnya dianggap kerap menindas rakyat kecil. Seperti kasus penggusuran PKL yang menolak relokasi, serta belum selesainya masalah ganti rugi rumah dan lahan warga terdampak Waduk Bendo,

Selain itu, pembangunan pabrik gamping di Kecamatan Sampung, mengakibatkan banyak warga yang dulunya sebagai pekerja tambang, saat ini menjadi pengangguran kerena  digantikan alat berat. Bupati juga belum memenuhi permintaan beroperasinya kembali bentor di Ponorogo.

“Tuntutan kami hanya satu, ketemu Bupati atau Bupati turun,” tandasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.