Alat Pendeteksi dan Pemanggil Ikan Karya Mahasiswa Ringankan Kerja Nelayan

Petrus - 13 March 2017
Alat pendeteksi dan pemanggil ikan ciptaan Afif mahasiswa Untag Surabaya diujicoba di sebuah kolam, diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan nelayan (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Perkembangan teknologi dapat berdampak positif maupun negatif, tergantung bagaimana teknologi itu digunakan. Di tangan mahasiswa semester akhir Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, teknologi dimanfaatkan sebagai sarana untuk membantu nelayan mencari ikan di laut.

Dituturkan oleh Afif Sabi Masrury, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Untag Surabaya, alat buatannya yang diberi nama Sabi Fish Finder ini merupakan alat pendeteksi dan pemanggil ikan, yang diharapkan dapat membantu nelayan yang sering kesulitan menangkap ikan akibat cuaca yang tidak menentu.

“Ini perangsang saja, pemanggilnya untuk merangsang ikan mendekat, inti dari alat ini adalah pendeteksian ikan, ketika ada ikan di bawah alat ini maka akan terdeteksi kemudian di aplikasi android ada beberapa informasi, informasi grafik mengenai bentuk dasar perairan, notifikasi suara bila ada ikan,” papar Afif sambil menunjukkan alat yang dibuatnya.

Saat uji coba di kolam ikan kampus Untag Surabaya, banyak ikan berkumpul di bawah alat buatan Afif yang telah diaktifkan. Ikan-ikan berkumpul karena mendengarkan sonar yang memanggil mereka.

Sebelumnya Afif juga telah melakukan uji coba di kolam buatan serta di pantai Kenjeran. Alat yang memiliki komponen utama sensor ultrasonic sebagai pendeteksi ikan, arduino micro control, buzzer untuk pemanggil ikan, serta modul kamera sebagai validasi obyek di bawah air, mampu mendeteksi kondisi bawah air mulai 30 cm hingga 3 meter,

“Datanya itu semua bisa dilihat dan ditampilkan di aplikasi android. Ikan yang terdeteksi ukurannya berkisar antara 5 cm hingga 20 cm,” kata Afif.

Melalui alat yang dibuat dengan biaya sekitar Rp. 500 ribu ini, Afif berharap nelayan dapat memanfaatkan teknologi dan peralatan ponsel yang dimiliki, untuk membantu mendapatkan ikan di laut.

“Sekarang ini sudah ada nelayan yang pake smartphone atau android, alangkah baiknya teknologi yang dimiliki dapat dipakai dengan mensinergikan aplikasi di android dengan alat ini,” tandas Afif.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.