AJI Terima Salinan Keppres Pencabutan Remisi Susrama

Yovie Wicaksono - 11 February 2019
Aksi AJI se Jawa Timur Menolak Remisi I Nyoman Susrama di Surabaya, Sabtu (9/2/2019). Foto :(Istimewa)

SR, Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) telah menerima salinan Keputusan Presiden atau Keppres pencabutan remisi I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh wartawan Radar Bali (alm) AA Narendra Prabangsa.

Pencabutan remisi tersebut tepatnya tertuang dalam Keputusan Presiden No 3 Tahun 2019 Tentang Pembatalan Pemberian Remisi Berupa Perubahan Dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Penjara Sementara. Keppres ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 8 Februari 2019.

“Meski pembatalan remisi ini sudah dinyatakan Presiden Jokowi pada Sabtu (9/2/2019), baru hari ini Direktorat Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, menyerahkan salinannya secara resmi ke AJI,” kata Koordinator Divisi Advokasi AJI Indonesia, Sasmito kepada Super Radio.

AJI, kata Sasmito, sangat mengapresiasi langkah Presiden Jokowi. Meski demikian, perlu ditegaskan bahwa ini adalah hasil kerja keras perjuangan AJI di 38 Kota dan jaringan di seluruh daerah.

Disisi lain, Sasmito berharap pemerintah bisa menuntaskan 8 kasus pembunuhan terhadap jurnalis yang masih gelap hingga sekarang.

Seperti diketahui, sebelumnya, remisi Susrama yang tertuang dalam Keppres No 29 Tahun 2018, diakui Dirjen PAS ada kekeliruan, yaitu luput mempertimbangkan aspek rasa keadilan, apalagi konteks kepentingan kemerdekaan pers pada kasus pembunuhan Prabangsa tersebut. Terlebih, Susrama sampai saat ini tidak pernah mengakui sebagai otak dan pembunuh jurnalis Prabangsa. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.