Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Budaya, Gus Ipul dan Mbak Puti Nonton Wayang Kulit di Ponorogo

Yovie Wicaksono - 5 February 2018
Gus Ipul dan Mbak Puti nonton bareng pagelaran Wayang Kulit di Kabupaten Ponorogo (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Pagelaran kesenian wayang kulit keliling yang diadakan oleh GP Anshor dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, dihadiri oleh pasangan Cagub dan Cawagub Jawa tImur, yakni Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno. Acara ini juga dihadiri Bupati Ngawi, Budi Sulistyono. Ketiganya disambut dengan hangat oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni, di Pringgitan Pendopo Kabupaten Ponorogo.

Dalam kunjungannya ke Ponorogo, Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa pertunjukan seni wayang ini merupakan sarana yang baik untuk saling bersilaturahmi serta membangun semangat gotong royong.

“Ini adalah rangkaian wayang keliling teman-teman Ansor, dan saya masih menjadi Wakil Gubernur jadi ini untuk menjalin keakraban dan silaturahmi,” kata Gus Ipul, Minggu (4/2/2018) malam.

Gus Ipul juga berharap dengan pagelaran wayang kulit yang dihadiri semua kalangan masyarakat, bukan hanya menjadi sebuah tontonan, melainkan juga menjadi sebuah tuntunan. Dalam pertunjukan wayang terdapat banyak tuntunan kehidupan sehari-hari, yang dapat diambil sari pati kehidupannya.

Saifullah Yusuf hadir dengan mengenakan surjan, atau pakaian khas Solo dan Yogyakarta. Selain itu, Saifullah Yusuf juga dihadihi blankon oleh Bupati Ponorogo, dan langsung mengenakannya.

“Pakaian ini sering saya pakai untuk wayangan, pakaian warok juga sering saya pakai, baju ini memang saya pakai di banyak tempat,” jelasnya.

Sementara itu Puti Guntur Soekarno menjelaskan, pembangunan sebuah bangsa tidak hanya dari segi fisik, melainkan membangun jiwa juga merupakan hal yang penting. Hal ini karena Indonesia ada, dan Pancasila digali dari budaya dan akar kearifan lokal, yang memang akhirnya menjadi satu dan kaya akan budayanya.

“Wayang kulit adalah bagian dari politik berkebudayaan, bagian dari bagaiamana kita membangun karakter bangsa kita,” ujarnya.

Puti berharap, anak-anak muda semakin mencintai budaya bangsanya termasuk mencintai wayang kulit, sehingga bangsa Indonesia memiliki karakternya yang tahan terhadap arus budaya asing, serta semakin menghargai budaya Indonesia sendiri.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.