Ratusan Hektar Tanaman Padi di Magetan Gagal Panen

Petrus - 24 February 2017
Ilustrasi, panen padi di kawasan Sukolilo, Surabaya (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Magetan – Musim panen raya padi yang seharusnya di sambut bahagia oleh para petani, justru dirasakan sebagai kesedihan karena tanaman padi yang siap panen diserang hama wereng. Gagal panen kali ini tentu saja mengakibatkan kerugian di kalangan petani, karena hasil panen menurun secara drastis.

Kepada Superradio, Amad Musri (60) yang merupakan warga Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan mengatakan, dari hasil panen per satu hektar biasanya mendapatkan 8 ton, namun karena serangan hama wereng hasil panen turun menjadi 2-3 ton per hektar.

“Susah sekarang ini mas, petani menjerit karena rugi semua, hasil panen hanya dapat separo saja, buat modalnya saja tidak kembali”, ujar Amad Musri dengan nada kesal.

Nilai kerugian juga belum dapat dipastikan, karena petani masih menghitung pendapatan yang diperoleh dari tanaman padi yang bisa dipanen.

Selain karena serangan hama wereng, curah hujan yang tinggi selama pembuahan padi mengakibatkan hasil panen tidak dapat maksimal.

“Belum ada bantuan atau upaya dari Dinas Pertanian untuk mengatasi persoalan ini,” imbuhnya.

Amad berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk membatu mengatasi persoalan yang dihadapi petani, khususnya untuk mengatasi hama wereng yang menyerang tanaman padinya.

Hingga kini belum dapat diketahui secara pasti luas lahan padi yang terserang hama di Kabupaten Magetan. Selain di Desa Sukowidi, gagal panen juga terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Magetan.(sh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.