753.356 Warga Ponorogo Ditetapkan KPU Dalam DPT Pilgub

Petrus - 19 April 2018
Ketua KPU Ponorogo, Ihkwanudin Alfianto (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – KPU Kabupaten Ponorogo menetapkan 753.356 warga Ponorogo dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Angka ini lebih sedikit dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 759.554 warga.

Ketua KPU Ponorogo, Ihkwanudin Alfianto mengatakan, selisih antara DPT dengan DPS sebanyak 6.198 disebabkan adanya pemilih ganda, serta pemilih yang belum masuk database perekaman E-KTP.

“Dari 6.198 warga ini yang paling banyak adalah data pemilih ganda, warga yang sudah meninggal dunia, serta warga yang memang belum cukup umur,” kata Ihkwanudin, Kamis (19/4/2018).

Selain itu, ada 2.082 warga temuan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ponorogo yang mempunyai hak pilih, akan tetapi belum melakukan perekaman E-KTP. Selain itu juga ada 9.291 warga yang ada di database Dukcapil sebagai pemilih, dan belum dicoret dari DPS.

“Ini nanti tugas bersama Pemerintah Kabupaten terutama Dukcapil bersama KPU dan Panwas, sepakat untuk memaksimalkan warga yang belum melakukan  perekaman E-KTP,” imbuhnya.

Ihkwanudin juga menjelaskan jika selama ini Dukcapil Ponorogo sudah melakukan segala upaya untuk memaksimalkan jumlah DPT dengan mendata warga yang belum memiliki E-KTP, dengan menyurati warga yang belum melakukan perekaman, jemput bola ke rumah warga, bahkan sampai ke sekolah untuk mencari daftar pemilih pemula.

“Masih banyak masyarakat kita yang enggan dan masih belum sempat, motivasi masih kurang untuk perekaman elektronik,” jelasnya.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena banyaknya warga yang tinggal di daerah pegunungan kurang menyadari pentingnya membuat KTP. Pihaknya sampai saat ini juga belum dapat memutuskan apakah 9.291 warga ini akan kehilangan hak pilih atau tidak.

“Untuk saat ini memang syaratnya adalah harus sudah memiliki atau melakukan perekaman E-KTP, kita tunggu saja nanti jika ada ketentuan baru lagi,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.