60.712 Warga Jatim Bekerja di Luar Negeri

Yovie Wicaksono - 15 January 2019
Ilustrasi

SR, Surabaya – Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) Surabaya mencatat ada 60.712 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Jawa Timur di tahun 2018. Mereka memilih Taiwan, Hongkong, Malaysia dan Arab Saudi sebagai negara favorit untuk bekerja.

“Tahun 2018 ini Jawa Timur menjadi pengirim pekerja migran tertinggi dengan angka 60.712 pekerja, dimana sebelumnya angka tertinggi berasal dari Jawa Barat, yang kini berada di bawah Jawa Timur lalu disusul Jawa Tengah,” ujar Ketua LP3TKI Surabaya Ma’rub kepada Super Radio, Selasa (15/1/2019).

Dari jumlah tersebut, 5 daerah tertinggi ‘penyumbang’ pekerja migran dari Jawa Timur adalah Ponorogo (8.647), Kabupaten Blitar (7.701), Malang (6.987), Tulungagung (6.377), dan Banyuwangi (5.409).

Ma’rub mengatakan, peningkatan angka pekerja migran dari Jawa Timur meningkat karena berbagai faktor.

“Jawa Timur menjadi penyumbang tertinggi karena banyak faktor, misalnya karena pelayanan dan kemudahan yang membuat angka di sektor formal menjadi meningkat, lalu masih tingginya minat masyarakat Jawa Timur,” ucap Ma’rub.

Dalam empat tahun terakhir, pekerja migran Jawa Timur mengalami fluktuasi, dimana pada 2015 ada  48.314 pekerja, 2016 (43.150), 2017 (64.000), dan 2018 terdapat 60.712 warga Jawa Timur yang bekerja di luar negeri. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.