Pemerintah Pastikan Beri Bantuan Pelayanan Bagi B.J. Habibie

Petrus - 5 March 2018
Presiden Joko Widodo memimpin Rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta (foto : Superradio/Nina Suartika)

SR, Jakarta – Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan dan pelayanan terbaik bagi Presiden RI ke 3, B.J. Habibie. Presiden Joko Widodo terus memantau perkembangan terkini seputar kondisi kesehatan B.J. Habibie, yang tengah menjalani perawatan di Munich, Jerman, karena didiagnosa mengalami kebocoran pada klep jantungnya.

Jokowi menyanggupi permintaan Habibie yang menginginkan adanya tim dokter Kepresidenan dan Paspampres, untuk hadir di Jerman saat dilakukan tindakan medis.

“Saya sudah berangkatkan (dalam proses) dari Indonesia untuk mendampingi,” kata Jokowi di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Untuk mendampingi Habibie selama dilakukan tindakan medis, Jokowi sudah mengutus Prof. Dr. Lukman Hakim, SpPD-KKV, SpJP, Kger, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter Kepresidenan untuk berangkat ke Jerman, termasuk anggota Paspampres juga diberangkatkan.

Melalui Menteri Luar Negeri, Jokowi juga telah menginstruksikan kepada Duta Besar Republik Indonesia di Jerman, untuk terus memantau kondisi terkini dari Habibie dan melaporkan langsung kepadanya.

Selain itu, dirinya memerintahkan Menteri Sekretaris Negara untuk memastikan bahwa pemerintah mampu memberikan pelayanan terbaik dan menanggung seluruh biaya perawatan Habibie, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Presiden telah memerintahkan untuk memantau dan memberikan pelayanan terbaik kepada pak Habibie,” kata Pratikno.

Presiden Jokowi sendiri berharap agar B.J. Habibie dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Melalui sambungan telepon, ia bersama dengan seluruh rakyat Indonesia juga sekaligus mendoakan kesembuhan beliau.

“Kita semua di Indonesia, seluruh rakyat Indonesia, mendoakan Bapak. Semoga segera sehat kembali, bisa beraktivitas dan kembali ke Indonesia,” kata Jokowi.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.