Wabup Banyuwangi Ajak Umat Kristiani Terus Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Petrus - 26 December 2017
Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko bersama Forkopimda mengunjungi salah satu gereja di Banyuwangi saat malam Natal (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, mengajak umat Kristiani untuk terus menjaga kerukunan serta turut aktif membangun Banyuwangi. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati saat menghadiri perayaan Natal di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) dan Gereja Katolik Maria Ratu Damai, di Banyuwangi, Minggu (24/12/2017) lalu.

Disampaikan oleh Yusuf, situasi dan kondisi Banyuwangi yang selama ini aman, merupakan buah dari kerukunan yang terus dijaga umat beragama, termasuk umat Kristiani. Dalam tujuh tahun terakhir, Banyuwangi sudah mengalami kemajuan yang sangat signifikan.

Menurut Yusuf, hal ini bukan semata-mata hasil kerja keras pemerintah daerah, namun juga partisipasi umat beragama yang telah kompak menjaga kerukunan, sehingga semuanya dapat hidup berdampingan dalam situasi yang harmonis dan aman.

“Tentunya, kerukunan ini harus tetap terjaga karena ini modal kita dalam membangun daerah.  Tanpa kerukunan segenap masyarakat, pembangunan daerah tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Yusuf.

Di acara tersebut, Yusuf menyampaikan berbagai capaian membanggakan yang telah diraih kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini. Diantaranya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan per kapita warga melonjak 99,4 persen dari Rp. 20,8 juta per tahun pada 2010 menjadi Rp. 41,47 juta per tahun pada 2016.‎

Inflasi di Banyuwangi sampai dengan September 2017 paling rendah dibanding kabupaten/kota se Jawa Timur, yaitu 2,68 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Jawa Timur sebesar 3,85 persen dan nasional sebesar 3,72 persen.

“Ini menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga,” kata Yusuf.

Pemkab Banyuwangi juga terus membenahi infrastruktur, seperti Bandara Blimbingsari yang terus dikembangkan. Saat ini sudah ada penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta ke Banyuwangi dan sebaliknya. Ketika daerah lain baru mengajukan pembuatan bandara, Banyuwangi telah memiliki. Jalan-jalan sebagai penunjang distribusi ekonomi juga terus dibangun.

“Suksesnya program pemerintah, tak lepas dari peran serta segenap warga, termasuk umat Kristiani,” ucap Yusuf.

Namun, lanjut Yusuf, tantangan ekonomi ke depan juga semakin berat. Pertumbuhan ekonomi global dan nasional yang belum pulih, serta terbatasnya kemampuan fiskal negara pasti berimbas ke daerah.

Karena itu, Pemkab Banyuwangi fokus ke sektor-sektor yang langsung berdampak ke masyarakat, seperti pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.‎

“Pariwisata menjadi pengungkit karena turunannya banyak, termasuk ke pertanian dan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Yusuf juga mengucapkan terima kasih kepada umat Kristiani, karena selama ini turut menjaga terwujudnya kedamaian antar umat beragama. Atas keberhasilannya menjaga perdamaian dan kerukunan antar umat beragama, Kabupaten Banyuwangi berhasil meraih Harmony Award dari Kementerian Agama pada awal tahun 2017.

“Selama ini umat Kristiani telah bersama-sama menjaga kedamaian dan kerukunan umat beragama. Saya sampaikan terima kasih, dan selamat merayakan Natal,” pungkasnya.

Wabup Yusuf Widyatmoko hadir lengkap bersama Forum Pimpinan Daerah, yakni Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, Dandim 0825 Letkol (Inf) Ruli Nuryanto, dan Danlanal Letkol Laut (P) Suhartaya.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.