Brimob Polda Jatim Gelar Napak Tilas Perjuangan Kemerdekaan

Petrus - 8 November 2017
Rombongan anggota Bromob peserta napak tilas perjuangan kemerdekaan tiba di Kota Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Sebanyak 30 anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Jawa Timur, melakukan napak tilas perjuangan kemerdekaan dengan jalan kaki menyusuri jalanan dari Surabaya ke Madiun. Satu pleton anggota Brimob ini menjalani kegiatan napa tilas dengan jalan kaki estafet sejak 5 November 2017, dan dijadwalkan sampai Madiun pada 12 November 2017, yang puncaknya diisi dengan Upacara HUT Brimob ke 72 Tahun pada 14 November 2017.

Peserta napak tilas ini akan melewati rute mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, dan terakhir finish di Madiun.

Diutarakan oleh Kepala Satuan Brimob Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Totok Lisdiharto Sutejo, kegiatan napak tilas ini bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan, sekaligus memperingati HUT Brimob ke 72.

Take Line kita hari ini adalah Elingo Sejarah. Ayo kita eling sama sejarah. Kita besar seperti ini karena sejarah,” ujar Kasat Brimob Polda Jawa Timur, Terang Kasat Brimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol Totok Lisdiharto Sutejo.

Sebagai generasi penerus, kita diminta untuk terus mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia, terutama saat melawan penjajah dan mempertahankan tanah air. Kombes Pol Totok Lisdiarto menuturkan, pasca pertempuran 10 November meletus, M. Yasin kemudian memproklamirkan berdirinya Kepolisian Republik Indonesia kala itu.

“Dulu kan Mohammad Yasin yang memproklamirkan Kepolisian Republik Indonesia. Pasca 10 November, pecah perang grilya. Napak tilas beliu ini terakhir di Madiun,” ujarnya.

Dipilihnya tempat finish di wilayah Madiun, karena di situ terdapat prasati yang diberi nama Tugu Brimob. Tugu Brimob memiliki nilai historis, karena disitulah terjadi pertempuran melawan penjajah yang mengakibatkan 18 orang gugur di tempat tersebut.

Dalam perjalanan napak tilas itu, 30 anggota Brimob disambut Muspida beserta jajaran yang disinggahi, selanjutnya tongkat estafet diserahkan pada kesatuan Brimob di daerah itu.

Sehari setelah kedatanganya di Kediri, giliran Satuan Brimob diberangkatkan dari Kediri menuju ke Tulunganggung. Pelepasan 1 pleton anggota Brimob ini dilaksanakan di Taman Sekartaji Kota Kediri. Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bertindak sebagai pemimpin Apel sekaligus yang melepas keberangkatan rombongan.

“Saat ini garda terdepanya adalah Brimob ya, dalam memerangi terorisme dan radikalisme. Mudah mudahan ke depan bisa terus memberikan manfaat bagi masyarkat Indonesia,” ungkap Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.