200 Beasiswa Generasi Emas Disiapkan Pemkot Surabaya Bagi Calon Mahasiswa dari Keluarga Tidak Mampu

Petrus - 22 April 2018
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan, saat memberikan keterangan kepada wartawan (foto : Istimewa)

SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya menyediakan 200 bantuan beasiswa bagi putra-putri berprestasi, khususnya dari kalangan keluarga tidak mampu. Program beasiswa pendidikan bagi generasi emas itu, diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan mengatakan, hingga saat ini Pemkot Surabaya telah menyalurkan 702 beasiswa untuk mahasiwa, di 8 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tersebar di Surabaya. Program ini kembali di buka pada tahun ajaran semester baru.

“Untuk penerima beasiswa generasi emas yang sudah berjalan, proses pencairan telah terealisasi. Sementara untuk tahun ini, Pemkot kembali menyediakan 200 beasiswa bagi generasi emas,” kata Ikhsan, beberapa waktu lalu.

Mahasiswa yang telah diterima atau telah dinyatakan lolos Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN), dapat langsung mengajukan beasiswa ke Pemkot Surabaya, atau melalui Dinas Pendidikan.

“Syaratnya, mahasiswa tersebut telah diterima dulu di salah satu PTN Surabaya. Termasuk yang telah dinyatakan lolos SMPTN,” ujarnya.

Delapan PTN itu antara lain, Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes, dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur.

“Kami telah bekerjasama dengan delapan PTN agar proses pencairannya langsung dari dinas ke kampus. Sedangkan untuk uang transport, akan diberikan langsung ke mahasiswa,” terangnya.

Beberapa syarat untuk mendapatkan bantuan beasiswa, yaitu sebelumnya mahasiswa itu diterima atau telah menjalankan pendidikan di salah satu dari delapan PTN yang telah ditetapkan, mahasiswa itu merupakan anak dari keluarga tidak mampu.

“Selanjutnya, nanti akan kita lakukan survei, untuk menetapkan mahasiswa tersebut layak atau tidaknya mendapat bantuan program beasiswa generasi emas tersebut,” terangnya.

Mahasiswa penerima program generasi emas akan mendapatkan fasilitas berupa biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai dengan kampus masing-masing, tunjangan biaya pendidikan Rp. 750 ribu tiap semester, dan uang transport sebesar Rp. 500 ribu per bulan.

“Jika mahasiswa tersebut sudah mendapatkan bantuan program bidik misi, maka tidak boleh dobel. Supaya penerima bantuan beasiswa untuk kalangan kurang mampu bisa merata,” tambahnya.

Program ini merupakan salah satu upaya Pemkot Surabaya untuk percepatan pengentasan kemiskinan. Pengentasan kemiskinan yang efektif kata Ikhsan, adalah melalui program pendidikan. Melalui pendidikan yang tinggi dan baik, maka seseorang dapat memperoleh pekerjaan yang layak, yang akhirnya dapat mengangkat derajat keluarganya.

“Oleh karena itu, Ibu Wali Kota punya program beasiswa generasi emas, bagi keluarga yang tidak mampu,” pungkasnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.