17 Rumah Warga Digusur untuk Pembangunan Waduk

Petrus - 1 March 2018
Proses penggusuran rumah warga yang di lokasi itu akan di bangun waduk (foto : Istimewa)

SR, Ponorogo – Sebanyak 17 rumah warga yang berdiri di lokasi pembangunan Waduk Bendo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, digusur paksa oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang dibantu Polisi dan TNI. Hal ini karena warga memaksa tetap tinggal di rumah itu, meski pemerintah telah menyediakan rumah pengganti serta lahan garapan.

Kelvin, salah seorang warga yang terkena gusur menuturkan, dirinya memilih tetap tinggal di rumah dan tidak mau direlokasi, karena belum adanya kejelasan tentang sertifikat rumah dan lahan yang digunakan untuk relokasi. Bahkan lahan garapan yang sedianya untuk mereka bercocok tanam, juga belum ada kesepakatan yang jelas.

“Yang kami takutkan jika nanti rumah baru yang kami tempati tidak ada sertifikat resminya, pemerintah akan seenaknya kembali menggusur kami,” kata Kelvin, Kamis (1/3/2018).

Dia menjelaskan, meski sudah ada 89 warga yang direlokasi, hingga kini pun mereka belum juga memiliki sertifikat rumah yang mereka tinggali. Sedangkan untuk tanaman yang terkena dampak pembangunan waduk, juga belum ada kesepakatan yang jelas. Bahkan meski sudah ada somasi tentang penggusuran ini, karena dari 4 bulan waktu yang diberikan, ternyata 2 bulan sudah dilakukan penggusuran.

“Kami mohon keadilannya kepada pemerintah, jangan sampai kami terusir dari rumah kami sendiri,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Satpol PP Ponorogo, Lilik Slamet Raharjo, membenarkan ada 17 rumah warga yang digusur meski awalnya menolak pembongkaran rumah untuk pembangunan waduk Bendo.

“Namun hari ini tinggal 16 rumah warga, karena sudah ada 1 warga yang mau membongkar sendiri rumahnya,” terangnya.

Lilik menjelaskan, semua tahapan untuk relokasi dan ganti rugi sebenarnya telah dilalui serta telah melalui prosedur yang benar.

“Pada akhirnya pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) meminta pihak Satpol PP untuk membantu menertibkan, karena sebenarnya surat kepemilikan rumah juga sudah dalam proses,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.