13 Warga Kota Kediri Terserang Demam Berdarah

Yovie Wicaksono - 16 January 2019
Fogging di Salah Satu Daerah di Kediri, Jawa Timur. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Dalam periode 1 Januari hingga saat ini, tercatat ada 13 penderita demam berdarah (DB) di Kota Kediri.  Kepala Sie Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Jawa Timur, Hendik Supriyanto mengatakan, berdasarkan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) yang masuk di Dinas Kesehatan, 13 penderita tersebut didominasi usia  anak – anak dibawah usia 15 tahun.

Untuk menekan penyebaran penyakit DB, Dinas Kesehatan Kota Kediri telah melakukan fogging di 15 lokasi, segaligus melakukan upaya preventif seperti memunculkan kembali gerakan pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah.

“Menghimbau masyarakat untuk membersihkan lingkungan 3M plus (menutup, menguras, mengubur), plusnya kita bisa memelihara ikan di kolam terutama tempat yang tidak terpakai,” ujar Hendik, Rabu (16/1/2019).

Salah satu wilayah yang mendapat fogging adalah lingkungan kelurahan Tamanan Kota Kediri. Tempat ini mendapat layanan fogging selama dua hari berturut turut dengan melibatkan 4 petugas serta beberapa kader jumantik.

Kepala Kantor Tamanan Yahya Budiono mengatakan, fogging dilaksanakan di tiga titik yakni di RT 1, 6 dan 7 di wilayah RW 1.  Sebelumnya, pihaknya mengajukan pelaksanaan fogging melalui Puskesmas Campurejo yang kemudian ditindak lanjuti hingga ke Dinas Kesehatan Kota Kediri.

“Ada 4 warga kami yang terserang demam berdarah dan kita ajukan untuk di fogging,” ujar Yahya.

Dengan adanya fogging tersebut, Yahya berharap warganya lebih giat lagi  berpartisipasi dalam menjaga lingkungan sekitar.  (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.